Headline

Pengertian Adzan

Written By MPI. Al-Munfardiyyah on Kamis, 15 Januari 2015 | 21.30

Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap Maha yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari. Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.


1 . Kalimat Penyeru Yang Mengandung “Kekuatan Ilahiah” Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.

2. Asal Mula Yang Menakjubkan: Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok. Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw.

Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi).Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.” yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.

3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa2 Penting: Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar . Peristiwa besar yang dimaksud adalah
  • Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka’bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka’bah
  • Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenangan meraka.


4. Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan: Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya = 534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.0 00 dikalikan 5 = 5.340.000.000.0 00

5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang Begitu fajar fajar menyingsing di sisi timur Sulawesi, di sekitar 5:30 waktu setempat, maka adzan subuh mulai dikumandangkan. Ribuan Muadzin di kawasan timur Indonesia mulai mengumandangkan tauhid kepada yang Maha Kuasa, dan risalah Muhammad saw. Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam.

Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India. Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. 

Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak. Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan. Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika.

Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam. Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya’ telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia menguman dangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.
21.30 | 2 Comments | Read More

Visi dan Misi DTA. Al-Munfardiyyah

Written By MPI. Al-Munfardiyyah on Minggu, 24 Agustus 2014 | 06.55

Visi dan Misi DTA. Al-Munfardiyyah

VISI
 “ Menciptakan Generasi Yang Berilmu Amaliyyah, Beramal Ilmiah ”

 MISI
  • Mempersiapkan peserta didik yang berkualitas danberjiwa islami
  • Mempersiapkan peserta didik yang shaleh dan shalehah yang patuh dan hormat pada guru dan orang tua serta menghargai sesama
  • Mendidik Siswa dengan berbasis nilai-nilai keagamaan
  • Meningkatkan wawasan IMTAQ dan IPTEK kepada Siswa
  • Menciptakan Kinerja Diniyah yang Profesional, Kreatif dan Inovatif.
  • Mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana yang lebih baik.
  • Membiasakan budaya Amanah dalam melaksanakan tugas.


  
       
       
06.55 | 0 Comments | Read More

Pentingnya Madrasah Diniyah Takmiliyah

Written By MPI. Al-Munfardiyyah on Jumat, 22 Agustus 2014 | 23.09


Pentingnya Madrasah Diniyah Takmiliyah
Diniyah Takmiliyah - ialah suatu sutu pendidikan keagamaan Islam nonformal yang menyelenggarakan pendidikan Islam sebagai pelengkap bagi siswa pendidikan umum. Untuk tingkat dasar (diniah takmiliya awaliyah) dengan masa belajar 6 tahun.

Untuk menengah atas (diniah takmiliyah wustha) masa belajar tiga tahun, untuk menengah atas (diniyah ulya) masa belajar selama tiga tahun dengan jumlah jam belajar minimal 18 jam pelajaran dalam seminggu (Kemenag Jabar, 2010: 7)

Menurut  Amin Haidar yang dijelaskan kembali oleh Umar perubahan nomenklatur dari madrasah diniyah menjadi diniyah takmiliyah berdasarkan pertimbangan bahwa kegiatan madrasah diniyah merupakan pendidikan tambahan sebagai penyempurna bagi siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) yang hanya mendapat pendidikan agama Islam dua jam pelajaran dalam satu minggu, oleh karena itu sesuai dengan artinya maka kegiatan tersebut yang tepat adalah diniyah takmiliah.

Madrasah Diniyah (MD) atau pada saat ini disebut Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) adalah lembaga pendidikan Islam yang dikenal sejak lama bersamaan dengan masa penyiaran Islam di Nusantara. Pengajaran dan pendidikan Islam timbul secara alamiah melalui proses akulturasi yang berjalan secara halus, perlahan sesuai kebutuhan masyarakat sekitar.

Pada masa penjajahan hampir semu desa yang penduduknya beragama Islam, terdapat Madrasah Diniah (Diniyah Takmiliah), dengan nama dan bentuk berbeda beda antara satu daerah dengan daerah lainnya, seperti pengajian, surau, rangkang, sekolah agama dan lain lain. Mata  pelajaran agama juga berbeda beda yang yang pada umumnya meliputi aqidah, ibadah, akhlak, membaca Al Qur’an dan bahasa Arab (Direktorat PD Pontern, 2007:1).

Namun walaupun demikian keberadaan MDT ini masih terkesan kurang mendapat perhatian khusus baik dari kalangan masyarakat maupun pemerintah. padahal jika melihat perkembangan spiritualitas generasi saat ini sudah semakin memprihatinkan. Oleh sebab itu sudah menjadi suatu keniscayaan kalau keberadaan madrasah takmiliyah ini mendapat perhatian lebih baik dari masyarakat maupun pemerintah.

Maka Sesuai dengan UUD 1945 Pasal 31 ayat 3 setelah mengalami perubahan keempat kalinya yang berbunyi “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang undang.

Mencerdaskan kehidupan bangsa memang adalah asumsi mendasar diadakannya sebuah proses pendidikan, sebab kehidupan bangsa yang cerdaslah yang akan mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang jaya dalam tapak waktu yang berkesinambungan.

Namun tidak dapat kita pungkiri bahwa kecerdasan yang paling tepat dan yang paling dibutuhkan dalam asumsi di atas adalah kecerdasan yang mengarah pada kecerdasan spiritualitas,  sebab kecerdasan spiritual inilah yang sangat menentukan baik dan tidaknya suatu bangsa. Karena apabila kecerdasan spiritualitas ini tidak dimiliki oleh penerus bangsa ini sudah dapat dipastikan kelangsungan bangsa ini akan cenderung mengalami kerancuan yang berkesinambungan.

Nah, untuk menunjang proses peningkatan kecerdasan spiritualitas tersebut tidak cukup kalau hanya mengacu pada pendidikan formal seperti SD, SMP, MTs, dan sebagainya. Dimana di dalmnya hanya terdapat sedikit waktu untuk berbagi nilai nilai spiritualitas tersebut. Jadi sudah barang tentu menjadi keniscayaan pentingnya pengembangan sistem Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sebagai alternatif yang dominan untuk melengkapi pelajaran keagamaan dalam lembaga formal tersebut yang terkesan memiliki waktu sedikit dalam proses peningkatan keimanan, katakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa ini.

23.09 | 0 Comments | Read More

Jadual Shalat


Jadual Shalat
Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kita dan kejelekan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah semata,tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (صلى الله عليه و سلم) adalah hamba dan Rasul-Nya. Semoga shalawat dan salam dicurahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (صلى الله عليه و سلم), keluarganya, para Sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik sampai hari Kiamat.
Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]


Semoga jadual shalat ini dapat bermanfaat, amiin.....
22.38 | 0 Comments | Read More

Download Kitab Hadist, Tafsir dan Fiqih

Written By MPI. Al-Munfardiyyah on Selasa, 19 Agustus 2014 | 21.46

21.46 | 0 Comments | Read More

Download Kitab Hadist

Download Kitab Hadist
Alhamdulillah, Puji syukur kehadirat Allah, Swt. Dibawah ini kami sajikan kepada sahabat-sahabat DTA. Al-Munfardiyyah, Link download beberapa Kitab Hadis, Semoga dengan adanya link download kitab hadist ini dapat mempertebal keimanan serta menambah pengetahuan kita terhadap agama tercinta kita, amiin yaa rabbal alamiin.


1.   Bukhari -Download-
2.   Muslim -Download-
3.   Musnad Imam Asy-Syafi'i -Download-
4.   Musnad Imam Ahmad Ibn Hanbal -Download-
5.   Dalail Nubuwah (Imam Baihaqi) -Download
6.   Bulughul Maram (Imam Ibnu Hajar Al-'Asqolani) -Download
7.   Jami'ul 'Ulum (Ibnu Rejab Al-Hanbali) -Download
8.   Al-Arba'un An-Nabawiyyah (Imam An-Nawawi) -Download
9.   Al-Adab Al-Mufrad (Imam Bukhari) -Download
10. Syarah Ma'ani Al-Atsar (Abu Ja'far Al-Tohawi) -Download
11. Sunan Ad-Darami (Al-Imam Ad-Darami) -Download
12. Mushnaf Abi Syaibah (Al-Imam Abi Syaibah) -Download
13. Sunan Daruquthni (Al-Imam Ad-Daruquthni) -Download
14. Muwatho' Al-Imam Malik (Al-Imam Malik) -Download
15. Mu'jam Ath-Thobrani As-Soghir (Ath-Thobrani) -Download
16. Mu'jam Ath-Thobrani Al-Kabir (Ath-Thobrani) -Download
17. Mu'jam Ath-Thobrani (Ath-Thobrani) -Download
18. Al-Mustadrak 'ala As-Sohihin (Al-Hakim) -Download
19. Musnad Abi Daud (Abi Daud) -Download
20. Musnad Ishaq ibn Rahuyah -Download
21. Musnad Al-Hamidi ('Abdullah ibn Az-Zabir Al-Hamidi) -Download
22. Musnad Abu Ya'la (Abu Ya'la) -Download
23. Sohin Ibn Khuzaimah (Imam Ibn Khuzaimah) -Download
24. Sohih Ibnu Hibban (Ibnu Hibban) -Download
25. Fadhail As-Sohabah -Download
26. Sunan Al-Baihaqi Al-Kubra -Download
27. Al-Ahadits (Ath-Thobrani) -Download
28. Ar-Risalah Al-Mustatorafah (Al-Imam Muhammad ibn Ja'far Al-Kitani -Download
29. Musykal Al-Atsar (Abu Ja'far Ath-Thahawi) -Download
30. Musnad As-Siraj (Muhammad ibn Ishaq As-Siraj) -Download
31. Download Sunan Nasa’i
32. Download Sunan Tirmidzy
33. Download Sunan Daruquthny
34. Download Musnad Ahmad
35. Download Musonaf Abdur Rozaq
36. Download Sunan Ibnu Majah

Download Kitab Syarah Hadits

1. Fathul Bari (Imam Ibnu Hajar Al-'Asqolani) :-Download
2. Syarah Sohih Muslim (Imam An-Nawawi) :-Download
3. Syarah Sunan Nasa'i (Imam As-Sayuthi) :-Download
4. Syarah Muwatho' Imam Malik (Imam As-Sayuthi) :-Download
5. Al-Isra' wal Mi'raj (Imam Ibnu Hajar Al-'Asqolani) :-Download
21.35 | 0 Comments | Read More

Administrasi Kelas Madrasah


Administrasi Kelas Madrasah

DTA. Al-Munfardiyyah - Admnistrasi kelas pada jenjang sekolah dasar sangat banyak dan lengkap, saking banyaknya para Ustad kadang mengerjakan kadang tidak, jika tidak di kerjakan dalam waktu yang lama maka administrasi tersebut akan numpuk dan ketika melihat pekerjaan yang numpuk, guru akan malas. Tetapi setelah ditanyakan oleh kepala sekolah tentang administrasinya, maka guru tersebut akan bilang belum selesai. Di tulisan ini terdapat beberapa contoh nama dan format administrasi kelas pada jenjang DTA dan anda bisa klik tulisan-tulisan dibawah ini untuk mendownloadnya:
21.12 | 0 Comments | Read More